UniQ lahir dari ide 3 orang “……” . Allah mempertemukan kami dan memberikan inspirasi bahwa berjuang tak hanya melalui lisan tapi juga tulisan (wow). Bei dewei anywei buswei, ada keanehan yang kami lihat saat mengkonsep kelahiran buletin ini hingga menawarkan kepada teman-teman kami yang awalnya kami yakin mau menjadi distro. Apa anehnya UniQ sih kok ditakutin ? Takut lagi jadi distro UniQ, nah ini yang aneh. Tapi kami tetep berdoa, bila teman-teman kami itu masih takut, smoga begitu melihat wujud UniQ, takut mereka pun jadi mati rasa. Hehehe..^gubraks^
Mohon maaf kalo kami kadang berpuitis ria dalam bahasa kami. Maklum, kami penyair gagal yang tetap nekat berjuang dalam bentuk tulisan. Yang penting ide kami bukanlah ide yang gagal, karena Islam tak kan pernah gagal menjadi ‘final solution’. Cieh…. Tul ga tul ga…
Salam
assalamualiakum
yup selamat berjuang yaaaa
disini kami mendukung.
September 27, 2008 pada 9:34 am
mbak…ini sania mbak !!! blognya koq apik mbak. ajrin dong… !