<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Buletin Paramuda Bertakwa</title>
	<atom:link href="http://uniqbullet.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://uniqbullet.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jan 2009 05:21:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='uniqbullet.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Buletin Paramuda Bertakwa</title>
		<link>http://uniqbullet.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://uniqbullet.wordpress.com/osd.xml" title="Buletin Paramuda Bertakwa" />
	<atom:link rel='hub' href='http://uniqbullet.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Ngapain Skolah ?!</title>
		<link>http://uniqbullet.wordpress.com/2009/01/27/ngapain-skolah/</link>
		<comments>http://uniqbullet.wordpress.com/2009/01/27/ngapain-skolah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 05:21:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puan malaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Bosen]]></category>
		<category><![CDATA[Skolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://uniqbullet.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;tit-tut-tit tut&#8230;!&#8221; bel berteriak nyaring ke seantero skul. Bagi loe2 yang baru aja memasuki gerbang skul atawa baru markir motor, tergopoh2 bersegera menuju kelas, takutnya malah keduluan sang guru killer dan walhasil maybe loe bakal didepak ga boleh masuk kelas (wadow&#8230;) Mungkin loe pernah ngerasain betapa monoton&#8217;nya hidup. Selama 6 hari dalam seminggu, loe kudu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uniqbullet.wordpress.com&amp;blog=4892123&amp;post=36&amp;subd=uniqbullet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-37" title="sekolahan" src="http://uniqbullet.files.wordpress.com/2009/01/sekolahan.jpg?w=121&#038;h=85" alt="sekolahan" width="121" height="85" />&#8220;tit-tut-tit tut&#8230;!&#8221; bel berteriak nyaring ke seantero skul. Bagi loe2 yang baru aja memasuki gerbang skul atawa baru markir motor, tergopoh2 bersegera menuju kelas, takutnya malah keduluan sang guru killer dan walhasil maybe loe bakal didepak ga boleh masuk kelas (wadow&#8230;)</p>
<p>Mungkin loe pernah ngerasain betapa monoton&#8217;nya hidup. Selama 6 hari dalam seminggu, loe kudu bolak balik ke skul, ngebawa buku2 yang seabrek, mengikuti pergantian jam pelajaran yang dah loe hafal diluar kepala, sampe ngegawe tugas2 yang bikin ubun2 ngebul. Rasanya boseeeen banget dah!<span id="more-36"></span></p>
<p>Saking kaga tahannya, ada juga yang biasanya nekat bolos ga masuk skul n&#8217; malah keluyuran ke antah berantah, atawa bolos ga masuk kelas n&#8217; lebih milih nongkrong di kantin or &#8220;tempat2 strategis lainnya&#8221; sampe digerebek pihak sekolah (wackz J )</p>
<p>Hmm&#8230; klo sampe ada yang ngerasa skul (atawa kuliah juga) sebagai suatu rutinitas belaka, sebagai aktivitas yang ngeBTin, patut dipertanyakan tuch keimanan loe, uppss.. maksudnya loe mesti tanya ma diri loe sendiri, emangnya apa sich motivasi loe buat skul or kul. Karna disuruh ortu? Karna gengsi supaya dikenal sebagai orang yang pinter, berpendidikan, sarjana? Karna ada yang dikecengin? Atawa tuk matuhi aturan pemerintah WaJar 9 taon ?</p>
<p>Belajar itu asyik</p>
<p>Guyz, buang dech jauh2 dari kepala lue persepsi bahwa skul itu membosankan, delete tu file, n&#8217; klo bisa kosongkan juga directory file itu dari recyle-bin loe. Coba dech mikir, bahwa loe tu bisa jadikan aktivitas skul itu sebagai sesuatu yang loe rindu2kan, bukan sebagai &#8220;musuh bebuyutan&#8221; yang pengen loe cincang2, atw sesuatu yang pengen loe hindari hingga loe ngerasa pengen lari ke ujung dunia (emang dimana ujungnya???)</p>
<p>Ngapain sich lue skul? &#8220;Tuk belajar donk&#8221; jawab loe kompakan. Yup, belajar tu emang bikin kita jadi cerdas. Yakin dech itu! Jangan khawatirkan kemampuan otak kita tuk menerima masukan informasi. Nggak bakalan luber. Kalo tong sampah sih iya, makin banyak diisi, bisa luber juga. Tapi otak kita, meski kecil namun memiliki ruang penyimpanan memori yang cukup luas. Ukuran mini kualitas <em>maxi,</em><em> getho.</em></p>
<p>Tau ga sech&#8230;! beberapa pakar pernah unjuk bicara tentang kemampuan mengingat manusia. John Griffith, seorang ahli matematika pernah bilang, &#8220;Setiap manusia normal mampu mengingat 1.000.000.000.000 bit informasi&#8221;. Bahkan om John von Neumann, ahli teori informasi, menghitungnya sampai 280.000.000.000.000.000.000 (280 diikuti delapan belas angka nol di belakangnya) atawa 280 kuintiliun bit).</p>
<p>Kita mampu mengingat informasi sebanyak itu? Bisa kok. Buktinya banyak kan sobat2 kita yang jadi tahfidz qur&#8217;an (ada yang sampe hafal 30 juz qur&#8217;an). Itu baru hapal Quran, gimana dengan mereka yang hapal Quran sekaligus hadis? Imam Bukhari contohnya, beliau sanggup menghapal ratusan ribu hadis lengkap dengan sanad dan rawinya. Imam Syafi&#8217;i, Imam Malik, Imam Abu Hanifah, dan Imam Ahmad bin Hambal pun, empat mujtahid yang hasil ijtihadnya banyak dijadikan rujukan kaum muslimin di seluruh dunia ini merupakan ulama sekaligus pelajar andal yang sanggup menguasai seluk-beluk ilmu fiqih. <em>Subhanallah</em>.</p>
<p>Nuntut ilmu ? kebutuhan + kewajiban</p>
<p>Guyz, kita insya Allah bisa. Bisa pinter, bisa punya wawasan banyak. Semuanya karena dimulai dengan motivasi bahwa sekolah itu sesuatu yang menyenangkan, bahwa belajar itu emang sebuah kebutuhan. Lagipula, sebagai seorang muslim, yang namanya menuntut ilmu itu emang kewajiban kita. Apalagi yang namanya menuntut ilmu agama, itu fardhu &#8216;ain  bagi setiap individu. Subhanallah&#8230; yang namanya kewajiban, ketika kita melakukannya, maka pahala kan beterbangan ke arah kita, jadi makin enjoy dech sekolahnya J</p>
<p>Oya, Allah Swt. juga bakalan meninggikan derajat bagi orang-orang yang beriman dan berilmu. Jadi berbahagialah kalo kita udah beriman dan berilmu. Allah Swt. udah ngejelasin dengan gamblang dalam firmanNya:</p>
<p><em>&#8220;&#8230;niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.&#8221; </em><strong>(QS al-Mujaadilah [58]: 11)</strong></p>
<p>Bahkan nih, saking pentingnya punya ilmu dan ketakwaan, Imam syafi&#8217;i pernah bilang begini, <em>&#8220;Sesungguhnya kehidupan pemuda itu, demi Allah hanya dengan ilmu dan takwa (memiliki ilmu dan bertakwa), karena apabila yang dua hal itu tidak ada, tidak dianggap hadir (dalam kehidupan).&#8221;</em></p>
<p>Maka, nggak salah dong kalo Rasulullah saw. menyampaikan: <em>&#8220;Apabila Allah menginginkan kebaikan bagi seseorang maka dia diberi pendalaman dalam ilmu agama. Sesungguhnya memperoleh ilmu hanya dengan belajar.&#8221; </em><strong>(HR Bukhari)</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Happy learning</strong></p>
<p>Lue pade pasti dah punya tips sendiri untuk selalu belajar dalam hidup ini. Itu akan jadi patokan buat kita dalam melangkah. Oke deh, nih ada sedikit tips buat kamu:</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>BERANI BELAJAR</strong> Semua orang pada dasarnya tidak tahu dan tidak mampu. Hanya orang yang berani belajar yang akhirnya akan tahu dan mampu. Ada begitu banyak cara untuk belajar. Kita tinggal memilih cara belajar yang kita sukai. Namun harus dipastikan bahwa cara belajar yang dilakukan, bisa membuat kita lebih mengerti dan memahami banyak hal. Sehingga kita mampu melihat dan mengetahui bahwa ada banyak cara dan pilihan untuk meraih kehidupan yang lebih baik.</p>
<p><strong>Jangan cepat puas. </strong>Perasaan cepat puas dalam diri kita kudu segera dikubur dalam-dalam. Nggak baik cepat puas ketika belajar. Jangan sampe baru bisa belajar di level 2 (dalam skala 10) kita udah merasa cukup puas. Lalu malas belajar. Yup, belajar tak pernah henti. Terus belajar sampai mati.</p>
<p><strong>Meluangkan waktu untuk belajar lebih banyak. </strong>Jujur saja, waktu 24 jam dalam sehari tiap orang sama. Allah memberikan sama kepada setiap orang. Mereka yang berhasil dan sukses biasanya yang pandai memanfaatkan waktunya. Ada yang memanfaatkan waktu luang dengan santai, ada yang malah belajar. Jadi, yang membedakan mereka yang sukses dengan yang gagal salah satunya adalah dalam memanagemen waktunya dengan baik. Betul ndak?</p>
<p><strong>Jangan porsir otak kita. </strong>Meski memiliki kapasitas penyimpanan memori yang besar, tapi perlakukan otak kita dengan baik. Jangan porsir dengan terus-menerus. Biarkan beberapa waktu otak kita melakukan relaksasi dan pelemasan. Hibur dengan berbagai aktivitas yang menyegarkan dan menyenangkan.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Manfaatkan kesempatan sebaik mungkin. </strong>Kata pepatah, kesempatan cuma datang sekali. Jadi, bersiaplah untuk menyambutnya. Lakukan sekarang juga, jangan tunggu esok. Saat ini, ketika masih muda, kesempatan itu segera manfaatkan untuk belajar. Jangan tunggu hari esok, apalagi kalo udah tua, selain susah mengingat, juga cepat lelah tenaga. Nggak mau dong kamu kayak gitu? Belajar tuh kapan aja, di mana saja, dan kepada siapa aja. Kalo ada kesempatan, langsung deh manfaatkan. Oke?</p>
<p><strong>Pelajari, pahami, dan amalkan. </strong>Nah, ini penting juga sobat. Nggak cuma belajar doang, tapi setelah dipahami kudu diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. <em>&#8220;Learning has not taken place, until behaviour has changed,:</em> belajar tidak akan berarti apa-apa, sampai terjadi perubahan perilaku. Buat kita, dan juga buat orang lain. Jadi memang kudu didakwahkan. Soalnya memang sayang banget, kita udah banyak tahu selama belajar, kita juga udah paham luar-dalam, tapi nggak disampaikan lagi ke orang lain. Jangan sampe begitu deh.</p>
<p>Yang bikin sebagian remaja males belajar n&#8217; ga paham hakikat skul, ga cuma faktor individu aja loh, but of course yang tak kalah penting perlu juga didukung ma sistem pendidikan yang benar, coz tujuan pendidikan ga hanya tuk melahirkan manusia2 cerdas. Berapa banyak orang yang pinter, tapi dia korupsi, jadi &#8216;preman&#8217;, pecandu free-sex, dll. Pantas saja, saat ini banyak pelajar yang ga mendapatkan &#8216;soul&#8217; tuk happy learning, karena emang atmosfer pendidikan saat ini disetting sekedar mengejar materi ; tuntutan mendapat nilai tinggi &amp; lulus cepat sehingga menghalalkan berbagai cara tuk mencapainya. Parahnya lagi, fenomena kekerasan kini turut menghiasi potret buram dunia pendidikan.</p>
<p>Pantas aja sekarang dah mulai marak yang namanya metode belajar dengan homescholing. Salah satu sebab kemunculannya adalah sebagai bentuk kekecewaan terhadap institusi pendidikan saat ini ; yang monoton, ga menantang, ga explor, n&#8217; ga berhasil mewujudkan kepribadian para peserta didik. Klo dalam Islam mah.. tujuan pendidikan tu ga cuman sifatnya materi, but yang paling utama tujuan pendidikan itu tuk membentuk kepribadian Islam (pola fikir dan pola sikap&#8217;nya sesuai dengan Islam) n&#8217; membekali anak didik dengan sejumlah ilmu &amp; pengetahuan yang berhubungan dengan urusan hidupnya.</p>
<p>Yup, udah terbukti amburadul banget emang jadinya klo yang digunain sistem kapitalis sekuler. Maka&#8217;nya, jadi makin merindukan banget bermunculan kembali ilmuwan seperti Ibnu Sina, al-Khawarizmi, Ibnu Khaldun, dkk yang ga cuma gape tuk urusan agama but juga saintek&#8217;nya te o pe bangetz. Dan tu cuma bakalan bisa terjadi lagi klo emang diterapin aturan Islam di segala aspek kehidupan, termasuk juga di bidang pendidikan.</p>
<p>Are U ready,Guys ?! [by : G@luh Banjar]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/uniqbullet.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/uniqbullet.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/uniqbullet.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/uniqbullet.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/uniqbullet.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/uniqbullet.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/uniqbullet.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/uniqbullet.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/uniqbullet.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/uniqbullet.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/uniqbullet.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/uniqbullet.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/uniqbullet.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/uniqbullet.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uniqbullet.wordpress.com&amp;blog=4892123&amp;post=36&amp;subd=uniqbullet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://uniqbullet.wordpress.com/2009/01/27/ngapain-skolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fad2d3cd9e7023c780a8644faaeb6693?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puan malaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://uniqbullet.files.wordpress.com/2009/01/sekolahan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sekolahan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>In The End</title>
		<link>http://uniqbullet.wordpress.com/2008/12/13/in-the-end/</link>
		<comments>http://uniqbullet.wordpress.com/2008/12/13/in-the-end/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2008 02:20:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puan malaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Mati]]></category>
		<category><![CDATA[Muda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://uniqbullet.wordpress.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[UniQ Ed.3 /Dzulhijjah 1429 h. Akhir-akhir ini kematian menjadi inspirasi bwat memuntahkan keping-keping kata dari butir-butir huruf keyboard laptop yang gue pencet.  Bayangin aja, Dab !  Dalam satu bulan, kabar orang-orang sekitar gue yang kudu bin wajib berpulang ke Rahmatullah ada lebih dari tiga orang tuh&#8230; Hal ini menjadi pemikiran penting dalam otak gue.  Penting. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uniqbullet.wordpress.com&amp;blog=4892123&amp;post=32&amp;subd=uniqbullet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>UniQ Ed.3 /Dzulhijjah 1429 h.</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-33" title="kuburan" src="http://uniqbullet.files.wordpress.com/2008/12/kuburan.jpg?w=128&#038;h=96" alt="kuburan" width="128" height="96" />Akhir-akhir ini kematian menjadi inspirasi bwat memuntahkan keping-keping kata dari butir-butir huruf keyboard laptop yang gue pencet.  Bayangin aja, Dab !  Dalam satu bulan, kabar orang-orang sekitar gue yang kudu bin wajib berpulang ke Rahmatullah ada lebih dari tiga orang tuh&#8230; Hal ini menjadi pemikiran penting dalam otak gue.  Penting. PENTING !  Apa lu pernah terpikirkan kalo memikirkan kematian itu penting ?  Walo pun kita masih muda (kita ??? hehehe, elu aja kali tuh yang muda hehehe..)</p>
<p>Gak gue aja sih ya..bisa jadi elo juga ngalamin peristiwa kayak gue.  Ngeliat ma mata kepala sendiri kalo temen-temen sekelas, sesekolah, sekampus eh &#8230; pergi duluan madep Illahi. <em>They die so young</em>.  Meninggal dalam berbagai kondisi dan keadaan.  Meninggal dalam kecelakaan lalu-lintas, penyakit serius, tawuran, plonco ospek, naek gunung, ketagihan narkoba dan lain-lain.  Tapi itu semua bukan penyebab lo, Dab ! Itu semua kondisi yang &#8216;menghantarkan&#8217; kepada kematian, tapi ya belum tentu bakal mati kalo ngalamin kondisi tersebut. Cos, yang ngijinin menjemput ajal adalah Allah.  Bukan dokter, bukan ortu, bukan kamu sendiri.  <em>But  Allah, the One n Only.<span id="more-32"></span></em></p>
<p><em>&#8220;Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya.&#8221; (Qs. Ali Imran 145).</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><strong>Siap Mati ?! </strong></p>
<p>Pernah gak terpikirkan kalo kematian tuh diumumin dulu supaya manusia bisa pada siap-siap sebelum dijemput ajalnya ?  Yang ada sih&#8230; kematian <em>is a secret</em>.  Rahasia Illahi tuh, Dab ! Ngehindarin pun gak bakal mampu !</p>
<p><em> &#8220;Di mana pun saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.&#8221; (Qs. An-Nisa : 78).</em></p>
<p>Kadang kita mikir&#8230; nikah belum, kaya juga belum, sekolah &#8211; kuliah blum lulus, bayangan bakal jadi pengangguran ada di depan mata, masa kudu siap mati sih ?  Shalat aja masih Senen-Kemis, baca Qur&#8217;an terbata-bata, ngegosip dah jadi hobi ampe lupa yang diomongin ni boong ato bener pokoknya digosok makin sip (namanya juga gosip&#8230;), nutup aurat belum sempurna de el el.   Ya pokoknya belum dikata &#8216;perfect&#8217; banget lah untuk hal yang baek-baek.  Masa kudu siap mati sih ?  Pengen idup 1000 taun lagi deh (kayak puisi Chairil Anwar aja&#8230;).  Takut mati ya ?  Blum siap ?!</p>
<p>Nha, itu dia !  Kematian tuh bukan cuma milik kakek ma nenek lu doang, tapi semua umur.  Bahkan bayi yang masih dalam kandungan ibunya pun bisa nemuin ajalnya tuh, Dab !  Kan yang menciptakan Allah, yang meniupkan ruh kehidupan ke nyawa para makhluk-Nya juga Allah gitu juga buat masalah ajal ya Allah juga yang nentuin.  Lu ga bisa protes dong !  Allah Maha Kuasa gitu loh.  Titik tanpa koma.</p>
<p><em>&#8220;Apabila telah datang ajal mereka, maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak (pula) mendahulukan(nya) (Qs. Yunus : 49).</em></p>
<p>So, Bro n Sis, udah seharusnya &#8216;mengingat kematian&#8217; jadi agenda perenungan diri dalam hidup kita.  Biar dikata kita gak cemen alias dewasa dalam menghadapi hidup dan siap menghadapi kematian yang memang adalah rahasia Illahi.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Mati ? Siapa Takut !</strong></p>
<p>Eh.. ini mah bukannya nantangin kematian yah.  Apalagi saking siapnya mati akhirnya malah nekat jadi spiderman merayap di gedung-gedung pencakar langit ato ikutan olahraga ekstrem misalnya, pokoknya yang nantangin maut lah.  Gak gitu, Dab !</p>
<p><em>As a faithful muslim </em>alias muslim sejati yang kudu beriman ma yang ada dalem rukun iman ya udah seharusnya siap mati.  Toh, udah yakin Allah pasti sewaktu-waktu bakal menjemput ajal makhluk-Nya.  Ya kudu disiapin dung supaya gak takut ama yang namanya kematian.</p>
<p>Apanya tuh yang disiapin :</p>
<p>1.       Iman : Kudu yakin ajal pasti datang gak dijemput pulang gak diantar (ye..emang jaelangkung !) Ya, pokoknya rahasia Illahi gitu lah.</p>
<p>2.      Aktifitas.  Kudu dijaga supaya gak ngelakuin hal-hal yang negatif.  Jauhin yang dilarang ma Allah n Rasul-Nya trus lakuin yang diperintahkan.  Ganti dah semua aktifitas kamu yang negatif itu ke arah yang positif.  Kan banyak tuh !  Rajin ikut pengajian, bantu-bantu ortu, menulis artikel or cerpen Islami misalnya, yang demen nge-band or seni ya arahin aktifitas seninya supaya berjalan <em>on Islam&#8217;s rules</em>.  Contohnya tuh, yang demen rap or hiphop pasti gak asing lagi ma Thufail Al-Ghifari, toh bisa nge rap secara Islami.  Apalagi ditambah dengan maraknya grup rap Islam , pasti kenal tuh ma Native Deen, Mecca2Madina, Blakstone dll.  Yang demen teater, bisa aja tuh ngebentuk teater Islami tanpa melanggar syariat dalam berkesenian.  Olahraga ?  Ya iyalah bisa secara Islami.  Toh tinggal kostumnya yang kudu sopan menutup aurat, tempat yang memungkinkan bagi para olahragawati supaya auratnya gak terlihat oleh yang bukan mahramnya, jenis olahraga yang normal buat perempuan juga kudu diperhatikan. Dan satu hal, jangan lupa shalat !  Masa iya, kalo laper kan langsung meronta-ronta tuh cacing di perut minta jatah, sms dari temen aja gak afdol rasanya kalo gak cepet dibalas, maen game rasanya gak <em>perfect</em> ditinggalin kalo belum menang or paling gak <em>game over</em> lah.. masa pas azan berkumandang bin bedug bertalu-talu en sirene meraung-raung&#8230; ah, entar ajalah shalat na.  Masih ada waktu ini.  Kalo ntar pas shalat belum sempat ditunaikan eh tiba-tiba ajal menjemput kan sayang banget tuh&#8230;. Jangan malu deh untuk ikutan pengajian, kapan lagi coba belajar Islam kalo gak dari sekarang.  Apa nunggu tua dulu ? Gak kan ?!</p>
<p><em>&#8221; Jika anak Adam meninggal maka terputuslah amalannya kecuali tiga hal : Shadaqah Jariah, ilmu yang bermanfaat dan anak shaleh yang mendoakannya&#8221;( HR. Muslim)&#8221;</em></p>
<p>3.   <em>Muhasabbah</em> (introspeksi diri) :  Jangan ampe lupa diri n merasa sombong ma apa yang udah dilakukan dalam hidup ini.  Inget, Allah Maha Kuasa, Allah Pemilik Kehidupan dan Alam Semesta.  Gak semestinya bersombong diri ma diri ini yang jadi tempat segala salah dan khilaf.  Jujur aja deh, pastinya ni diri merasa gak pantes bakal nyelonong ke surga tapi takut banget kejeblos ke neraka.  Ya kan ya kan ?!</p>
<p>So guys !  Hidup hanya sekali. Begitu ajal tiba, sendirian di liang kubur, menyesali tak sempat membekali diri untuk hari akhir sementara hari akhir pasti akan tiba sebagai  momen spesial berkumpulnya umat manusia di padang masyar. Menunggu segala pertanggungjawaban amal di dunia dan ditimbang pada Yaumil Hisab yang nentuin bakal ke surga or ke neraka.</p>
<p><em>&#8220;Ya Allah, Rabb kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kesalahan-kesalahan kami dan wafatkanlah kami dalam husnul khotimah dan bersama orang-orang yang berbuat baik. Ya Allah, Rabb kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau.  Dan janganlah Engkau hinakan kami pada hari kiamat.  Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji.&#8221; Amin ya rabbal&#8217;alamiin.</em> (by. C@lonMayit).</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/uniqbullet.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/uniqbullet.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/uniqbullet.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/uniqbullet.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/uniqbullet.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/uniqbullet.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/uniqbullet.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/uniqbullet.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/uniqbullet.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/uniqbullet.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/uniqbullet.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/uniqbullet.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/uniqbullet.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/uniqbullet.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uniqbullet.wordpress.com&amp;blog=4892123&amp;post=32&amp;subd=uniqbullet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://uniqbullet.wordpress.com/2008/12/13/in-the-end/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fad2d3cd9e7023c780a8644faaeb6693?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puan malaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://uniqbullet.files.wordpress.com/2008/12/kuburan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kuburan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SECOND CHANCE</title>
		<link>http://uniqbullet.wordpress.com/2008/11/07/second-chance/</link>
		<comments>http://uniqbullet.wordpress.com/2008/11/07/second-chance/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2008 09:47:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puan malaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://uniqbullet.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Sori nih&#8230; Aq bukannya lagi mo ngebahas tentang barang second hand alias barang-barang bekas&#8230; Bukan !!!  Jelas banget ga da hubungannya.  Suer disumpahin jadi orang kaya, aq lagi gak ngebahas tentang barang second ! (Yee..nyolot..). Teyus&#8230; tentang apa dong ? Bro n Sis, pernah ga denger tentang second chance ?  Yup, bener banget !  Kesempatan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uniqbullet.wordpress.com&amp;blog=4892123&amp;post=27&amp;subd=uniqbullet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://uniqbullet.files.wordpress.com/2008/11/images.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-28" title="images" src="http://uniqbullet.files.wordpress.com/2008/11/images.jpg?w=150&#038;h=80" alt="images" width="150" height="80" /></a>Sori nih&#8230; Aq bukannya lagi mo ngebahas tentang barang<br />
<em>second hand</em> alias barang-barang bekas&#8230; Bukan !!!  Jelas banget ga da hubungannya.  Suer disumpahin jadi orang kaya, aq lagi gak ngebahas tentang barang <em>second</em> ! (Yee..nyolot..).<span id="more-27"></span></p>
<p>Teyus&#8230; tentang apa dong ?</p>
<p>Bro n Sis, pernah ga denger tentang <em>second chance</em> ?  Yup, bener banget !  Kesempatan kedua, Cuy !  Pernah denger ga ? Ato pernah ngalamin ?  Aq yakin pernah&#8230; dan yang ngasih kita kesempatan kedua itu pastinya baek banget yah.  Karena masih mau ngasih kita kesempatan.</p>
<p>Coba bongkar lagi ingatan yang tersimpan dalam otak lu, guys.  Pernah gak lu inget ma kebandelan-kebandelan yang dilaku&#8217;in teyus bikin orang-orang pada nyinyir ma tu kelakuan.  Atao kebandelan-kebandelan itu masih dilaku&#8217;in mpe sekarang ?</p>
<p>Bro n Sis, beberapa hari yang lalu di halaman dua koran yang aq baca *biasa berita kriminal*&#8230; aq sempet baca kalo ada pelajar yang ampe nyopet hp gara-gara ga punya duit.  Trus, kadang-kadang aq masih suka menjelajahi jalanan di Banjarmasin ngeliatin kelakuan paramuda yang nongkrong&#8230; kadang aq jadi inget ma kelakuan aq ma temen-temen nongkrong *doeloe*.  Nawarin aq nge-drug tanpa malu-malu, ngajakin minum miras juga nge- seks bebas (igghh&#8230; gak enak banget bacanya ya..), trus minimal, nyemok (ngerokok) bareng &#8230;  .  Hikz L.</p>
<p>Aq juga kadang sedih pas inget ma temen-temenku yang cewek *doeloe*, mereka ternyata berstatus <em>bispak</em> (bisa pake) or digelarin pecun.  Mungkin awalnya malu waktu ngelaku&#8217;in yah..tapi berhubung dorongan kepentingan ekonomi juga gara-gara pernah dikecewa&#8217;in ma lawan jenisnya bahkan cuma sekedar buat <em>having fun</em> aja, so menjadi bispak udah ga ngeganjel lagi.  Pernah ngebayangin ga bahayanya jadi cewek bispak ?  Ga kebayang kali ya karna udah ngerasain &#8216;efek positif&#8217;-nya.  Dapet duit, gonta-ganti pasangan, juga having fun ma yang &#8216;make&#8217;. Weeewww, merinding gue, cuy !</p>
<p>Nah, kalo kemudian suatu hari dengan segala kelakuan kita yang bikin orang sebel plus <em>negative thinking</em> itu kemudian kita kena batunya&#8230;Gimana tuh, cuy ?  Ya kali aja, pas asik nongkrong, kita dijaring ma petugas kamtib.  Atau, suatu waktu kita ternyata divonis hamil atau menghamili anak orang atau kena PMS (sori nih&#8230; PMS = penyakit menular seksual) bahkan sampe HIV gara-gara dah keseringan gonta-ganti pasangan akibat nge-seks bebas&#8230; (kondom ga 100 % menjamin <em>safe sex </em>loo !). Atau, ketauan make atau jadi pengedar narkoba ? Nah, kita yang masih harus sekolah dan nikmatin masa remaja tau-tau harus berurusan ma pak polisi n pengadilan. Aih, sayang betul&#8230; Berhubung keluarga kita kompakan mo bikin kita kapok, ya kita pun akhirnya nginep n bersekolah di lembaga pemasyarakatan.  Nah lo&#8230;</p>
<p><em> Is there any second chance ?</em></p>
<p>Maha Suci Allah. Kalo lu inget Allah, pasti Dia ngebantu kita.  Bukankah Allah maha Pengasih lagi maha Penyayang ?  Kitanya aja yang kadang suka kurang ajar dan gak pernah mau sayang ma diri kita sendiri.  Jangan ngeyel deh kayak lagu <em>Shut Up</em>-nya Simple Plan deh &#8230; <em>&#8220;don&#8217;t tell me who I should be, don&#8217;t try to tell me what&#8217;s right for me, don&#8217;t tell me what I should do, I don&#8217;t wanna waste my time, want you fade away !!! </em> Deuu segitunya, aq kan <em>care</em> ma kamu, jangan gitu dong&#8230;</p>
<p><strong>Is There Any Second Chance ?</strong></p>
<p><strong> </strong>Ya, insya Allah kesempatan kedua itu ada.  Kesempatan kedua, bahkan ketiga, keempat, kelima dan kesekian kalinya pasti ada kalo kita jeli dan gak lalai.  Sekarang aja kita masih idup, padahal sebelumnya kebandelan yang kita laku&#8217;in menuai batu yang bikin kita ketimpuk sendiri akibat ulah kita itu bahkan bikin orang sebel ampe males bergaul ama kita.  <em>Of course</em>, bener-bener bikin kita mati kutu.  Udahlah kena batunya, dikucilin keluarga ma tetangga bahkan temen-temen kita pula ! Wew .. serasa kiamat dah !  Tapi kita masih idup kan ? Masih dikasih kesehatan kan ? Nah, itu kesempatan, Cuy ! Jangan disia-sia&#8217;in !!!!</p>
<p><strong>Allah Loves U !</strong></p>
<p><strong> </strong>Percaya deh, Allah tuh sayang banget ama kita.  Toh buktinya kita masih dikasih umur.  Jangan putus asa dong.  Kita harus bangkit !  Bukannya kita udah bersaksi kalo tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasulullah ?  Kenapa musti keder ngejalanin hidup ?</p>
<p>Lagi-lagi, ini kesempatan cuy untuk ngehidupin panas api keimanan dalam diri kita.  Tau gak ?  Dengan tauhidullah yang lempeng alias lurus jangan belok kiri-kanan tuh..*ntar nyebur ke empang*, kita sebenernya akan selalu merasakan kebersamaan (<em>togetherness</em> alias <em>ma&#8217;iyyah</em>) dan diawasi (<em>muraqabah</em>) Allah, trus akan selalu mencintai (<em>mahabbah</em>) dan ridha kepada Allah melebihi apapun juga  dan yakin dengan janji Allah yang termuat dalam Al-Qur&#8217;an maupun As-Sunnah.  Keren kan ?</p>
<p>Nah terus gimana dong supaya bisa meraih tauhidullah yang lempeng begitu ?  Abis keren sih &#8230;.</p>
<ol type="1">
<li>Resapi makna      kebersamaan dengan Allah SWT</li>
</ol>
<p>&#8220;  Dia yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa.  Kemudian istiwa&#8217; di arsy.  Dia mengetahui apa yang ada di bumi dan yang keluar dari bumi, apa yang turun dari langit dan apa-apa yang naik padanya.  Dia bersamamu dimanapun kamu berada.  Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. &#8221; (QS. Al-Hadid : 4).</p>
<ol type="1">
<li>Mahabbah      &amp; Ridha</li>
</ol>
<p>&#8220;Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah.  Mereka mencintainya sebagaimana mencintai Allah.  Adapun orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Allah.&#8221; (QS. Al-Baqarah 165).</p>
<ol type="1">
<li>Percaya      kepada janji Allah</li>
</ol>
<p>&#8221; Maka bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah adalah benar.  Dan sekali-kali janganlah orang-orang yang tidak meyakini kebenaran ayat-ayat Allah itu menggelisahkan kamu.&#8221; (QS Ar-Ruum:60).</p>
<p>Finishing neh Bro n Sis &#8230;</p>
<p>&#8220;Siapa saja yang mentaati Allah dan Rasul-Nya, mereka itu akan bersama-sama dengan orang &#8211; orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu : nabi-nabi, para shidiqqin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang shaleh.  Dan mereka itulah teman sebaik-baiknya.&#8221; (QS. An-Nisa : 69).</p>
<p><strong>Jadi ?</strong></p>
<p><strong> </strong>Jadi neh, kita kudu sadar kalo dikasih kesempatan lagi dalam hidup untuk memperbaiki kehidupan kita.  Melek juga bro n sis, dunia pun ternyata kudu sadar ma kesempatan kedua ini.  Saat ini kan dunia global masih nerapin sistem kapitalis sekuler, yang cuek banget ma aturan Allah dalam kehidupan tuh&#8230; tapi masih juga gak nyadar kalo kerusakan-kerusakan yang terjadi di ni dunia gara-gara nerapin sistem yang gak diridhoi Allah itu.  Padahal, coba aja tekad kuat untuk kembali ke jalan Allah tuh dimantepin, yakin deh ni dunia bakal minimalis dari yang namanya krisis multidimensi.</p>
<p>So, selama kita masih diberi kesempatan dan diberi pilihan untuk memilih yang terbaik kenapa gak berusaha untuk mantepin diri menjadi hamba Allah yang takwa ?!  Tul gak ?!</p>
<p>So dari sekarang :</p>
<p>1.      <em>Refresh</em> ulang keimanan kamu.  Udah bener ga kamu selama ini mengimani Allah &amp; Rasul, Al-Qur&#8217;an dan As-Sunnah, Malaikat Allah, Surga &amp; Neraka juga hari akhir ?! Gak boleh tuh beriman karena ikut-ikutan.  Lu kudu bisa cari bukti yang bener-bener ngeyakinin elu akan hal-hal yang kudu lu imani.</p>
<p>2.      Lu juga kudu ngeyakinin diri kalo diri ini diciptakan sebagai hamba Allah.</p>
<p>3.      Berteman dengan orang-orang yang &#8216;bener&#8217; plus lingkungan yang &#8216;sehat&#8217; juga harus tuh.  Jadi gak terpengaruh ma pergaulan yang ga sehat.</p>
<p>4.      Jangan takut dicap aneh kalo kamu merasa lebih baek dari sebelumnya gara-gara rajin shalat, demen ngaji trus ga ngelakuin hal-hal yang negatif lagi.  Pertahankan dan tingkatkan tuh.  <em>Keep on moving</em> lah !  Anggap aja <em>&#8220;Anjing menggonggong, orang cool berlalu&#8221;</em> Hehehe&#8230;.</p>
<p>5.      Kalo dah dapet ilmu Islam -berhubung udah rajin ikutan kegiatan rohis/ksi- <em>please</em> jangan arogan n ngerasa bener sendiri.  Inget cuy, manusia tuh tempatnya segala dosa juga salah n khilaf.  Minta pertolongan selalu ma Allah kalo ngingetin temen-temen yang masih punya kelakuan aneh-aneh bin negatif wal hedonis.  Jadi gak kebawa emosi n imej pun terjaga (cieee&#8230;).</p>
<p>So, selamat ngejalanin <em>second chance</em>-nya ya&#8230;. Ga ada kata terlambat J.  Semangat !!! Allahu Akbar  !!!  [by.<strong>mantananaqnonkronk</strong>].</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/uniqbullet.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/uniqbullet.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/uniqbullet.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/uniqbullet.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/uniqbullet.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/uniqbullet.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/uniqbullet.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/uniqbullet.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/uniqbullet.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/uniqbullet.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/uniqbullet.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/uniqbullet.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/uniqbullet.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/uniqbullet.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uniqbullet.wordpress.com&amp;blog=4892123&amp;post=27&amp;subd=uniqbullet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://uniqbullet.wordpress.com/2008/11/07/second-chance/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fad2d3cd9e7023c780a8644faaeb6693?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puan malaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://uniqbullet.files.wordpress.com/2008/11/images.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">images</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SYAWAL DON&#8217;T BE NGASAL</title>
		<link>http://uniqbullet.wordpress.com/2008/09/25/syawal-dont-be-ngasal/</link>
		<comments>http://uniqbullet.wordpress.com/2008/09/25/syawal-dont-be-ngasal/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2008 05:56:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puan malaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[syawal]]></category>
		<category><![CDATA[uniq]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://uniqbullet.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Ramadan. Laper, haus, kepanasan, kehujanan, capek, lempar-lemparan petasan, ramenya ngabuburit di tepi siring, breaking the rules : buka puasa di siang bolong, bilangnya tarawih tapi malah jalan-jalan ma genk or yayang tercincau. Oh&#8230;. Syawal ? &#8216;Back to normal&#8217;&#8230;. What normal ? Ga da puasa, breaking the rules pun jadi asik-asik aja. Oh&#8230; Bro n Sis, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uniqbullet.wordpress.com&amp;blog=4892123&amp;post=23&amp;subd=uniqbullet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://uniqbullet.files.wordpress.com/2008/09/hilal3.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-24" title="hilal3" src="http://uniqbullet.files.wordpress.com/2008/09/hilal3.jpg?w=150&#038;h=98" alt="" width="150" height="98" /></a></p>
<p>Ramadan.  Laper, haus, kepanasan, kehujanan, capek, lempar-lemparan petasan, ramenya ngabuburit di tepi siring, breaking the rules : buka puasa di siang bolong, bilangnya tarawih tapi malah jalan-jalan ma genk or yayang tercincau.  Oh&#8230;.</p>
<p>Syawal ?  &#8216;Back to normal&#8217;&#8230;. What normal ?  Ga da puasa, breaking the rules pun jadi asik-asik aja.  Oh&#8230;<span id="more-23"></span></p>
<p>Bro n Sis, tiga puluh hari Ramadhan tentunya bukan waktu yang pendek untuk latihan jaga nafsu.  Nah, kalo Ramadan menguap begitu aja, apa ga sayang tuh ?  Dan begitu Syawal tiba, justru semakin ngerasa merdeka buat ngelakuin hal-hal yang sebelumnya gak dibolehin di bulan Ramadan.  Aih, kamu kok jadi kayak stasiun tivi sih ?  Kalo Ramadan suka mendadak religius walopun kadang breaking d&#8217; rules eh begitu Syawal tiba balik deh ke selera asal.  Ga ada perubahan yang berarti.</p>
<p><strong>Syawal ; Ngitung Up-Grade</strong></p>
<p>Sebenernya nih Syawal tuh artinya bulan peningkatan.  So, hasil dari Ramadhan tadi kudu dievaluasi tuh n bakal keliatan di bulan Syawal apakah kualitas kita udah ter &#8216;up-grade&#8217; dengan segala perjuangan yang kita lakukan ?!</p>
<p>Kalo kemudian dikira bulan Syawal ga da acara puasa lagi&#8230; wah, itu sih salah besar.  Justru setelah terbiasa berpuasa selama 30 hari, so di bulan bada&#8217; Ramadhan pastinya udah biasa dong ngelaku&#8217;in puasa.  Nah, makanya justru dimulai bulan Syawal, ada yang namanya &#8216;puasa 6&#8242;.</p>
<p><em>&#8220;Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan dan meneruskannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun.&#8221; (HR Muslim).</em></p>
<p>Wiiih..asik kan ?!</p>
<p>Nah, kalo udah kelar puasa 6-nya bisa aja tuh dilanjutin ma puasa sunnah &#8211; bisa puasa Senin Kamis, puasa Daud (selang-seling sehari puasa sehari nggak), puasa tiap tengah bulan hijriyah (tanggal 13,14,15).  Asal tau aja&#8230; puasa sunnah cocok banget buat paramuda yang blum nikah.  Biar hawa nafsu terpelihara n ga kebablasan.  Gak percaya ?  Praktekin aja J.  Buat yang cewek, kan bisa tuh skalian bayar &#8216;utang&#8217; puasa.  Tapi niatnya bukan sunnah lagi, berhubung yang sister laku&#8217;in adalah meng-<em>qadha</em> puasa wajib.  Gicu.</p>
<p>Btw, selain ternyata begitu Syawal tiba kita tetep ada puasa so pasti shalat yang wajib ya gak terlupa lah.  Masa iya, puasa sunnah dijalanin tapi shalat wajibnya kaga ?  Secara, dikira ntar ente pengikut aliran sesat lagi&#8230; Hehehe.</p>
<p>Oh ya, gimana pesantren kilat waktu Ramadhan tadi ?  Rame ?  Seru ? Or, bikin bete ?  Atao malah bolos ? Lebay ! Watah&#8230;kacau dah.</p>
<p>Nah, sebenernya pesantren kilat pas Ramadan tadi mah baru pemanasan doang tuh, Bro n Sis !  Justru, begitu Syawal tiba, rasa takwa memuncak, panas perubahan pun tercipta.  Dueeeer !  Kita pun jadi semangat untuk tetep mengkaji Islam.   Harusnya sih gitu&#8230; Kalo gak jadi kaya gitu ?  Coba tanya diri kita deh, kok bisa jadi begitu-begitu aja pas Syawal tiba.  Gak ada perubahan ke depan.  Padahal justru karna masih muda n fresh kaya gini kita smangat menuju perubahan.  Yeah ! ^Smangat !^</p>
<p><em>&#8220;Bersegeralah kamu sekalian untuk beramal sebelum datangnya tujuh hal; apakah yang kamu nantikan kecuali kemiskinan yang dapat melupakan, kekayaan yang dapat menimbulkan kesombongan, sakit yang mengendorkan, tua renta yang dapat melemahkan, mati yang dapat menyudahi segala-galanya, atau menunggu datangnya Dajjal padahal ia adalah sejelek-jelek yang ditunggu, atau menunggu datangnya hari kiamat padahal ia adalah sejelek-jelek yang ditunggu, atau menunggu datangnya hari kiamat padahal kiamat adalah sesuatu yang sangat berat dan sangat menakutkan (HR. At-Turmudzi).</em></p>
<p><strong>Don&#8217;t Be Ngasal</strong></p>
<p>Ya iyalah masa ya iya dong&#8230; Begitu Syawal tiba kok masih ngasal aja.  Ngomong suka asal, kelakuan suka asal.  Asal tau aja nih, kalo setiap perbuatan dan omongan kita, so pasti Allah tau dan denger, Bro n Sis.  Apalagi kalo udah baligh&#8230;wah, udah masuk status mukallaf tuh.  Mukallaf siapanya kalap ya ?  Hehehehe.  Mukallaf tuh orang-orang yang wajib menjalankan aturan Allah tanpa kecuali.  Nah, apa masih mau ngasal kalo ternyata Allah bakal ngasih pahala untuk segala perbuatan kebaikan n ngasih azab untuk perbuatan yang terhitung maksiat.  Coba pikir deh, Bro n Sis J.</p>
<p><em>&#8220;Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.&#8221;(Al-Hasyr:18). </em> <strong>[by.Iza Hideaki]</strong>.</p>
<p><em> </em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/uniqbullet.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/uniqbullet.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/uniqbullet.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/uniqbullet.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/uniqbullet.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/uniqbullet.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/uniqbullet.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/uniqbullet.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/uniqbullet.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/uniqbullet.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/uniqbullet.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/uniqbullet.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/uniqbullet.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/uniqbullet.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uniqbullet.wordpress.com&amp;blog=4892123&amp;post=23&amp;subd=uniqbullet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://uniqbullet.wordpress.com/2008/09/25/syawal-dont-be-ngasal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fad2d3cd9e7023c780a8644faaeb6693?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puan malaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://uniqbullet.files.wordpress.com/2008/09/hilal3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hilal3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Isa</title>
		<link>http://uniqbullet.wordpress.com/2008/09/25/isa/</link>
		<comments>http://uniqbullet.wordpress.com/2008/09/25/isa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2008 05:20:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puan malaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Target UniQ]]></category>
		<category><![CDATA[target]]></category>
		<category><![CDATA[uniq]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://uniqbullet.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Isa (14 tahun) Alamat’nya di Kelayan Jualan koran setiap pagi di perempatan Gatsu – Jalan Tembus Banua Anyar Namanya siapa ? : Isa Lawas kah sudah bejualan koran disini ? : kira-kira setahun Masih sekolah lah ? : sudah ampih, sampai kelas 6 SD aja. Wahini umur’nya berapa ? : 14 tahun Isa puasa lah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uniqbullet.wordpress.com&amp;blog=4892123&amp;post=10&amp;subd=uniqbullet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Isa (14 tahun)<br />
Alamat’nya di Kelayan<a href="http://uniqbullet.files.wordpress.com/2008/09/dsc00123.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-11" title="dsc00123" src="http://uniqbullet.files.wordpress.com/2008/09/dsc00123.jpg?w=281&#038;h=204" alt="" width="281" height="204" /></a><br />
Jualan koran setiap pagi di perempatan Gatsu – Jalan Tembus Banua Anyar</p>
<p>Namanya siapa ? : Isa<br />
Lawas kah sudah bejualan koran disini ? : kira-kira setahun<br />
Masih sekolah lah ? : sudah ampih, sampai kelas 6 SD aja.<br />
Wahini umur’nya berapa ? : 14 tahun<br />
Isa puasa lah ? : puasa ae<br />
Kaya apa salawas bulan puasa nich ? : ngalih pang<br />
Ngalih apa, ngalih begawi kah ? : inggih . . . lapah.<br />
Hi’ih lah… puasa lho.<br />
Eh, apa harapan’nya di bulan puasa nich. Jar’nya lho bulan Ramadhan nich bulan rahmat, barokah ? : biasa ae . . . biasa-biasa ja.<br />
Kena pang . . . pas hari raya handak apa ? : paling di rumah aja. Mun urang lho, piknikan lho, bejalanan kemana kah, tapi ulun paling di rumah aja, kada ba-apa-apa jua.<br />
Ada baisi harapan / do’a atau apakah ? : cuma senyam-senyum, geleng-geleng. Biasa-biasa ja.</p>
<p>Bocah perempatan itu. Yang setiap hari kulewati setiap berhenti diperempatan lampu merah, jika aku akan pergi ke kampus. Bocah yang selalu menggunakan slayer hitam khas’nya, yang menutupi sebagian wajahnya. Ntah ingin menghindar dari debu-debu jalan, hiruk-pikuk manusia dan kendaraan yang berlalu-lalang, atau ingin menutupi kesedihan atas nasib’nya</p>
<p>[ g@LuhBanj@R ]<br />
riverCity, 16 september 2008</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/uniqbullet.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/uniqbullet.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/uniqbullet.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/uniqbullet.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/uniqbullet.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/uniqbullet.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/uniqbullet.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/uniqbullet.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/uniqbullet.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/uniqbullet.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/uniqbullet.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/uniqbullet.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/uniqbullet.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/uniqbullet.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=uniqbullet.wordpress.com&amp;blog=4892123&amp;post=10&amp;subd=uniqbullet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://uniqbullet.wordpress.com/2008/09/25/isa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fad2d3cd9e7023c780a8644faaeb6693?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puan malaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://uniqbullet.files.wordpress.com/2008/09/dsc00123.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dsc00123</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
